HOME


Index of articles, click here

Pangeran Habasaron, seorang penipu dari Medan

Pangeran Habasaron, dengan nomor KTP 02-0101-271185-006, agama Kristen, alamat di Jalan Gelatik No 173, Medan, Indonesia (lihat disini untuk KTP dia) adalah seorang penyemu dan penipu yang terutama bergerak dalam Internet

Satu di antara kegiatannya adalah memalsukan suplemen pasak bumi palsu.

Selain itu, dia juga bermain dalam bidang Multi Level Marketing.

Ada beberapa situsnya di Internet. Untuk pengedaran obat palsu, dia memakai www.indonesiaherbals.com.

Sama dengan penipu dimana saja, apakah di dunia maya atau di dunia nyata, Pangeran Habasaron memang tidak mau nama sebenarnya diketahui orang banyak.

Jadi, di Internet, dia memakai nama Pangeran Aryos.

Bila kita menggunakan pencarian biasa, pemilik situs www.indonesiaherbals.com terkesan ditutupi. Lihat disini untuk WHOIS dari Internic.

Printscreen disini.

Tapi orang yang dia tipu yang lebih dahulu mendapat informasi benar dengan pencarian lebih canggih, dan dinotariskan informasinya.

Lihat disini.

Dalam dokumen yang dinotariskan tentang kepemilikan situs tersebut, bisa dilihat bahwa Pangeran Aryos adalah Pangeran Habasaron, dan bahwa dia mengendalikan semua hal: administratif, teknis dan keuangan.

Dan sama dengan situs Multi Level Marketing, yaitu www.lesgem.com.

Printscreen laporan kepemilikan yang sudah dinotariskan, lihat disini dan disini dan disini.

Obat yang terutama dia palsukan adalah obat tradisional, ekstrakt pasak bumi 1:200 dan 1:50. Untuk contoh-contoh dari situs-situsnya, lihat yang berikut ini:

http://www.indonesiaherbals.com/36-tongkatali.html

http://www.indonesiaherbals.com/34-tongkatali.html

Juga ada printscreen yang sudah dinotariskan sebagai kebenaran disini dan disini.

Ekstrakt 1:200 dan 1:50 diciptakan oleh UD Sumatra Pasak Bumi pada awal tahun 2000-an, dan memang laris manis di pasar internasional.

Produk-produk Sumatra Pasak Bumi adalah sah, lengkap dengan Nomor Depkes.

http://tongkatali.org/nomor-depkes-400mg.htm

http://tongkatali.org/nomor-depkes-600mg.htm

Tetapi Pangeran Habasaron menjual produk bohongan tanpa Nomor Depkes.

Karena penjualan obat palsu bisa menghasilkan pendapatan tinggi (cukup untuk beli mobil baru dan lain-lain), Pangeran Habasaron juga membayar orang untuk "memproses" Balai Pom dan Depkes.

Pada akhirnya, Pangeran Habasaron dapat satu Nomor Depkes, tapi itu cuma minimalis, untuk bungkus serbuk pasak bumi 6 gram.

Printscreen yang sudah dinotariskan lihat disini. Zoom disini.

Pacarnya Pangeran Habasaron dalam aktivitas illegal adalah seorang perempuan bernama Mediana Situmorang.

Karena Pangeran Habasaron tak berani memasang namanya dalam Internet, dia isi nama pacarnya di situs sebagai penerima uang yang dikirim orang luar negri yang dia tipui.

Untuk halaman situs dimana dia pakai nama Mediana Situmorang, lihat disini.

Dan karena Pangeran Habasaron harus dicurigakan akan menghapus bukti di Internet, makanya printscreen yang dinotariskan sudah adalah disini juga.

Sial (dari perspektif si Pangeran Habasaron), pacarnya juga tak sebersih yang dia pikirkan saat dia pakai namanya di situsnya tersebut.

Mediana Situmorang sudah terkenal sebagai seorang pemalsu. Untuk kegiatan ilegalnya, dia suka memakai kartu identitas yang ada beberapa.

Dan tergantung dari apa yang dia pikirkan, apakah itu menguntungkannya atau tidak, dia kadang-kadang mengaku sebagai orang Kristen dan ke gereja (saat di Medan), atau sebagai perempuan Muslim dan ke mesjid (saat di Jakarta).

Untuk foto KTPnya, lihat halaman disini.

Untuk menipu korbannya, Pangeran Habasaron memakai jurus-jurus penipuan.

Di portal pendagangan internasional, Alibaba, dia memasang halaman dimana dia mengaku punya pegawai di antara 101 sampai 500, dan perputaran per tahun uang di antara 50 juta dan 100 juta dolar amerika.

Lihat link ke Alibaba disini, dan karena kemungkinan akan dihapus, juga ada printscreen yang dinotariskan disini dan disini.

Untuk menipui korbannya, Pangeran Habasaron mengunakan taktik apa saja.

Di situsnya, dia memasang kopi dari dokumen oleh satu sumber di Amerika Serikat yang mengaku bahwa usaha Indofolks Herbal (oleh Pangeran Habasaron) dibenarkan oleh Food and Drug Administration (FDA) di Amerika Serikat.

Pangeran Habasaron mendapat sertifikat ini dari "FFDA Registrar Corporation".

Tapi yang mengeluarkan sertifikat ini bukan FDA tetapi justru satu organisasi yang sangat disukai oleh penipu dimana saja.

Dokumen yang dikeluarkan FDA Registrar Corporation bukanlah berarti dibenarkan oleh FDA. Siapa saja bisa mendaftar sebagai fasilitas makanan di FDA online disini. Itu cuma setingkat aplikasi.

Penipu, penipu!

FDA sendiri umumkan sebuah "peringatan penting" untuk menjelaskan bahwa "FDA Registrar Corporation" bukan resmi.

Lihat link disini, dan printscreen disini.

Juga disini lihat terjemahan kalimat dari peringatan ini dari Inggris menjadi Indonesia dari Google.com.

Kegiatan si Pangeran Habasaron dan Mediana Situmorang sudah pernah dilaporkan dalam koran-koran di Medan.

Masih ada laporan di situs koran Medan Bisnis:

http://www.medanbisnisdaily.com/news/read/2011/01/18/15697/diduga_herbal_ilegal_beredar_di_pasaran

Printscreen disini.

Dan disini juga ada foto dari edisi cetakan dari Medan Bisnis dan Andalas:

Koran Medan Bisnis

Koran Andalas

Namun, karena Pangeran Habasaron dengan obat palsunya menargetkan korban dari luar negri, mencegah dia dan rekannya untuk menjadi prioritas polisi Indonesia.

Tapi dengan situs Multi Level Marketing, yaitu lesgem.com, Pangeran Habasaron mau meringankan kantong orang Indonesia.


Index of articles, click here



Henrik Zive
5-7/29 T. Shevchenka Blvd
Kiev
UA
Last updated: October 04, 2010